الأربعاء، 29 مارس 2017

*:: Kesempurnaan Fisik Baginda Rasulullah Saw IV ::*

▫🇺 🇳 🇹 🇦 🇮 🇦 🇳▫
▫🇸 🇾 🇦 🇲 🇦 🇮 🇱▫

_Nadzam : Muhammad Ja'far_
_Halqah : 05_

• أَحْسَنَهُمْ لِلْفَمِ أَيْ ضَلِيْعَهُ▫أَهْيَبَهْمْ فِى الْمَشْيِ أَيْ ذَرِيْعَهُ

• فَمَنْ رَآه فِي بَدِيهٍ هَـــــــــابَهْ▫كَذَا إِذَا جَالَسَ مَعْـــــــــهُ طَابَهْ

• حَتَّى يَقُولَ عَنْهُ نَاعِتٌ لَهُ▫لَــــــــمْ أَرَ قَبْلَهُ وَبَعْدُ مِثْلَهُ 

• أَلْيَنَهُـــــمْ عَرِيْكَةً وَعِشْرَةْ▫كَمَا رَوَاهُ الْحَافِظُ ابْنُ سَوْرَةْ

__________________

_• Mulut Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam indah menawan, cara berjalan beliau penuh wibawa dan enak dipandang_.
_• Siapapun memandangnya merasa segan, dan siapapun duduk bersamanya merasa nyaman dan tentram._
_• Dari kesempurnaan bentuk fisik beliau, acap kali orang-orang yang mensifatinya mengatakan : *"saya tidak pernah menjumpai orang sesempurna Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam".*_
_• Dan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bertabiat lembut serta ramah dalam berinteraksi. Hal itu sesuai riwayat beberapa perawi hadits diantaranya al-hafidz ibn Saurah at-Tirmidzi di dalam kitab (Syamail)nya._

_Wallahu a'lam bis-shawab_...

الاثنين، 27 مارس 2017

*:: Kesempurnaan Fisik Baginda Rasulullah Saw III ::*

▫🇺 🇳 🇹 🇦 🇮 🇦 🇳▫
▫🇸 🇾 🇦 🇲 🇦 🇮 🇱▫

_Nadzam : Muhammad Ja'far_
_Halqah : 04_

خُمْصَانَ الأَخْمُصَيْنِ رَحْبَ الرَّاحَةِ▫وَشَائِلَ الأَطْرَافِ حَيْثُ شَالَتِ

إِذَا مَشَى كَأَنَّمَــــــــا يَنْحَطُّ▫مِنْ صَبَبٍ بِلاَ اْلتِفَاتٍ قَطُّ
 
بَلِ الْتِفَـــــــاتُهُ الْتِفَاتٌ جَمْعَا▫فَهْوَ لِمَنْ دَعَاهُ يُلْقِى السَّمْعَا

أَشْنَبَ
أَقْنَى الأَنْفِ
إِذْ رَوَيْنَا▫يَحْطُو تَكَفِّيًا ،وَيَمْشِي هَوْنَا
    __________________

_Telapak kaki Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedikit cekung keatas..._

_Jika berjalan perlahan seolah-olah turun dari tanjakan, tanpa menoleh ke kanan atau ke kiri dengan langkah yang lebar dan penuh kewibawaan..._

_Jika ada yang memanggil, beliau menoleh dengan segenap badan dan penuh perhatian..._
...

الأحد، 26 مارس 2017

:: Kesempurnaan Fisik Baginda Rasulullah Saw II ::

🇺 🇳 🇹 🇦 🇮 🇦 🇳
🇸 🇾 🇦 🇲 🇦 🇮 🇱

_Nadzam : Muhammad Ja'far_

*وَلَيْسَ شَعْرُهُ بِجَعْدٍ قَطِطِ▪بَلْ رَجِلاً وَلَمْ يَكُنْ بِالسَّبِطِ*

*أَبْيَضَ لَوْنٍ مُشْـــــرَبٌ بِحُمْرَةِ▪وَأَدْعَجَ العَيْنَيْنِ، ذَا مَسْرُبَةِ*

*وَوَاسِعَ اْلجَبِيْنِ، سَهْلَ الخَدَّينْ▪وَكَثَّ لِحْيَةٍ، وَشَثْنَ الكَفَّينْ*

*وَالقَدَمَيْنِ، وَبَعِيدَ المَنْكِبَينْ▪ضَخْمَ الكَرَاديِسِ أَزَجَّ الحَاجِبَينْ*

*_(بَيْنَهُمَا عِرْقٌ يُدِرُّهُ الغَضَبْ)_▪كِنَايَةٌ عَنْ حُسْنِ وَجْهٍ  لِلْعَرَب*ْ 

➖➖➖➖➖➖➖

_Rambut beliau mencapai daun telinga, tidak keriting dan tidak terlalu lurus, akan tetapi ikal dan bergelombang. Mata beliau cekung menawan dan berkening lebar. Pipi tidak tembem menggembul, tetapi serasi dengan ukuran kepala._

_Berjanggut lebat, jauh antara dua bahu, dan memiliki persendian besar. Beralis cekung seakan pelangi. Dari putih dan jernih kulit beliau, jika marah diantara kedua alisnya nampak urat. Hal itu pertanda ketampanan dan keelokan wajah bagi kaum arab. Hidung beliau mancung tipis serasi dengan ukuran mulut. Telapak tangan lebar dan berisi dengan jemari panjang yang serasi. Diantara dada dan perut beliau terdapat bulu halus dan indah._
....

السبت، 25 مارس 2017

:: Kesempurnaan Fisik Baginda Rasulullah Saw I ::

🇺 🇳 🇹 🇦 🇮 🇦 🇳
🇸 🇾 🇦 🇲 🇦 🇮 🇱

By : Muhammad Ja'far

كَانَ رَسُولُ اللهِ خَيْرَ خَلْقِ # أَحْسَنَهُمْ فِي خُلُقٍ وَخَلْقِ

فَخْمًا مُفَخَّمًا طَوِيْلَ اْلقَامَةِ # أَزْهَرَ لَوْنٍ وَعَظِيْمَ الهَامَةِ

وَلَيْسَ بِالطَّــــــوِيْلِ بَائِنًا وَلاَ # يُوصَفُ بِالقَصِيرِ حَتَّى يُعْزَلاَ

مُعْتَدِلَ اْلخَلْقِ سَوَاءَ الصَّدْرِ # وَالبَطْنِ، حَيْثُ وَجْهُهُ كَالبَدْرِ

وَلَمْ يَكُنْ يُوصَفُ بِالْمُطَهَّمِ # وَلاَ تَصِفْ كَذَاكَ بِالْمُكَلْثَمِ

عَرِيضَ صَدْرٍ، مِثْلُ جِيْدِ دُمْيَةِ # عُنُقُهُ وَفِى صَفَـــــــــاءِ الفِضَّةِ

مُفَلَّجَ الأَسْنَانِ، شَعْرُهُ إِلَى # شَحْمَةِ اْلأُذْنَيْنِ لَهُ قَدْ وَصَلاَ

   _______________

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam adalah satu-satunya makhluk Allah yang paling sempurna, baik dari segi fisik maupun perangainya. Postur tubuh beliau tinggi besar, berkulit putih kemerahan dengan besar kepala yang ideal. Tidak terlalu tinggi, juga tidak terlalu pendek. Berdada bidang dan setara dengan perut, dilengkapi dengan wajah bersinar laksana rembulan.

Rasulullah Saw juga tidak gemuk dan tidak berwajah bulat, akan tetapi oval dan sempurna. Leher beliau putih bersih, sebersih marmer dan seputih perak (sebagaimana sifat para perawi hadits). Gigi beliau putih berkilau, rata dan sedikit renggang (saat itu gigi yang sedikit renggang disukai di kalangan arab bagi kaum laki-laki).

_bersambung_...

:: Terompah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam ::


Nadzam : Muhammad Ja'far

وَنَعْلُهُ تَاللهِ نِعْمَ النَّعْــــــــــلُ # ضَعْهُ عَلَى أَعْلاَكَ كَيْ مَا تَعْلُو

لَهَـــــــــا قِبَالاَنِ هُمَا الزِّمَامُ # مِنْ بَيْنِ وَسْطٍ وَيَلِى الإِبْهَامُ

مَعَ الأَصَابِعِ الَّتِى تَلِيهِمَــــــــا # إِنَّهُمَا سِبْتِيَّتَانِ احْفَظْهُمَا

أَيْضًا لَهَا شِرَاكُ نَعْلٍ وُجِدَا # سَيْرٌ مُثَنىًّ هٰكَذَا مَا وَرَدَا

فِى لُبْسِهَــــــــــا يَبْدَأُ بِالْيَمِينِ # وَالْخَلْعِ بِاليَسَـــــــــارِ كُلَّ حِينِ

هٰذَا مِثَالُ النَّعْلِ فَاعْتَنِ بِهِ # تَنَلْ بِحُبِّ الْمُصْطَفَى وَقُرْبِهِ

قَدْ جَرَّبوُا فِى نَفْعِهِ مَنْ أَمْسَكَهْ # تَبَرُّكًا بِهِ يَنَالُ الْبَرَكَةْ

كَانَ لَهُ أَمْنًـــــــــــا مِنَ الْبُغَاةِ # وَشَرِّ حَـــــــاسِدٍ وَمِنْ عُدَاةِ

كَذَاكَ حِرْزًا مِنْ جَمِيْعِ مَارِدِ # وَحَرَقٍ وَعَيْنِ كُلِّ حَاسِــــدِ

* * * * *

Terompah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah sebaik-baik terompah, maka usapkanlah diatas kening dan kepala agar niscaya kita mendapat kemuliaan.

Terompah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terbuat dari kulit yang sudah dibersihkan bulunya. Bertalikan dua, satu dintara jari tengah dan ibu jari, satu lagi diantara jari tengah dan jari manis. Dan dilengkapi dengan tali samping sehingga tidak mudah lepas tatkala dipakai. Beliau memakainya dengan mendahulukan kaki kanan, dan melepas dengan mendahulukan kaki kiri.

Di atas adalah contoh gambar terompah Rasulullah shallalahu 'alaihi wasallam, yang seharusnya kita beri perhatian lebih agar kita mendapat kecintaan beliau. Telah terbukti dan teruji bahwa siapa membawa gambar tersebut dengan niatan mengambil berkah, niscaya ia akan memperoleh apa yang diniatkan. Ia juga akan mendapat perlidungan dari niat jahat para pemberontak,  orang-orang yang dengki dan dari kejelekan semua musuh. Begitu pula akan menjadi perisai baginya dari gangguan setan, kebakaran, dan dampak negatif mata ('ain) orang-orang yang hasud. Wallahu a'lam....

الخميس، 18 ديسمبر 2014

MASJID JUM'AH

Hari jum'at pagi 12 Robi'ul awal 1 Hijriah (27 september 622 M) dari Masjid Quba' baginda Rasulullah Saw melanjutkan perjalanan ke Yatsrib, sesampai di Bani Salim Ibn Auf beliau menunaikan sholat jum'at, yang tempat itu sekarang dikenal dg MASJID JUM'AH. Sore harinya Rosulullah Saw sampai Yatsrib. Kala itu kaum anshar, dari kalangan Aus maupun Khazraj, yang merdeka maupun hamba sahaya, bahkan alam semesta dengan lisanul hal-nya semarak menyambut kedatangan baginda Rosulullah Saw. Mereka serentak melantunan Qashidah:

ﻃﻠﻊ ﺍﻟﺒﺪﺭ ﻋﻠﻴﻨﺎ # ﻣﻦ ﺛﻨﻴﺎﺕ ﺍﻟﻮﺩﺍﻉ
ﻭﺟﺐ ﺍﻟﺸﻜﺮ ﻋﻠﻴﻨﺎ # ﻣﺎ ﺩﻋﺎ ﻟﻠﻪ ﺩﺍﻉ
ﺃﻳﻬﺎ ﺍﻟﻤﺒﻌﻮﺙ ﻓﻴﻨﺎ # ﺟﺌﺖ ﺑﺎﻷ‌ﻣﺮ ﺍﻟﻤﻄﺎﻉ

Semenjak itu nama Yatsrib dirubah menjadi MADINAH. Allahumma sholi 'ala Sayyidina Muhammad....


Taukah anda.. sekarang hari Jum'at Pahing, 27 Shafar 1436 H. Bulan, hari dan weton yang mengingatkan kita dengan peristiwa penting 1436 tahun silam, yaitu Hijrahnya baginda Rasulullah Saw yang bertepatan dengan hari Jum'at Pahing, 1 Hijriyah / 14 kenabian (13 September 622 Masehi).

Di malam Jum'at Pahing itu Rasulullah Saw beserta sayyidina Abu Bakar radliyallahu 'anhu menuju gua Tsur sebelum hijrah ke Madinah. Orang-orang kafir quraisy memakai segala macam cara dalam rangka menemukan jejak Rasulullah Saw beserta Abu Bakar radliyallahu 'anhu. Mereka mengumandangkan sayembara dengan hadiah seratus ekor unta bagi siapapun yang menemukan mereka berdua. Dan pada akhirnya pencarian sejumlah orang-orang suruhan mereka pun sampai ke gua Tsur. Namun karena di pintu masuk gua ada sarang laba-laba dan burung merpati sekaligus sangkarnya, mereka menyangka tidak ada seorang pun didalam gua. Ketika mereka naik diatas punggung gua, dengan penuh rasa hawatir Sayyidina Abu Bakar berbisik: "Wahai Rasulullah seandainya salah satu dari mereka melihat ke arah kakinya, pasti mereka akan mengetahui kita". "Jangan hawatir Wahai Abu Bakar, kita tidak hanya berdua, ada Allah yang melindungi kita" jawab Rasulullah Saw sambil menenangkan hati Abu Bakar radliyallahu 'anhu.

Imam al-Bushiri mengisyaratkan kisah ini dalam Burdahnya:

وما حوى الغار من خير ومن كرم #  وكلُ طرفٍ من الكفار عنه عـمِى
Dan segala kebaikan serta kemuliaan yang berada didalam gua. Menjadikan penglihatan orang-orang kafir waktu itu buta.

فالصِّدْقُ في الغار والصِّدِّيقُ لم يَرِما # وهم يقولون ما بالغـار مــن أرمِ
Padahal Rasulullah Saw dan Abu Bakar ash-Shiddiq berada didalamnya. Namun mereka berkata: "didalam gua tidak ada seorang pun".

ظنوا الحمام وظنوا العنكبوت على # خير البرية لم تنسُج ولم تحُــــمِ
"Berkat adanya burung merpati dan sarang laba-laba, mereka berprasangka bahwa Rasulullah Saw tidak singgah di dalam gua.

وقايةُ الله أغنتْ عن مضاعفـــة #ٍ من الدروع وعن عالٍ من الأطـُمِ
Cukuplah dengan penjagaan Allah Swt semata, mereka berdua tidak membutuhkan perisai-perisai berlapis maupun benteng-benteng yang kokoh.

Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad, wa 'ala alihi wa shohbihi wa sallim.... :'(

الخميس، 4 ديسمبر 2014

:: Masukku ::

Alhamdulillah.. Tanggal 9 Rabi' II 1428 H / 26 April 2007, hari Kamis Pon, Jam 15:30 kami ber empat sampai di airport Jeddah. Kami dijemput oleh Akhina fillah Ustadz Fadhlan. Kita langsung menuju Villa di daerah 'Awali, disana kita disambut Abuya. Teman-teman waktu itu lagi sepak bola. Setelah itu kita langsung ke Rushaifah. Yang jaga gerbang waktu itu Akhina 'Ashim.

Minuman pertama kali yg kita minum adalah Zamzam yang dibawa Ustadz Fadhlan, snack pertama kali adalah halawah Turki langsung dari tangan Abuya, dan makan malam pertama kali adalah ayam bakar masakan teman2 yang jaga rumah.

Tiga hari sebelumnya (Senin Kliwon, 06 Rabi' II / 23 Apr) sore kita berangkat dari Pujon ke stasiun Kota Baru diantar Abina dan Ummi.. :'(

Dua hari sebelumnya (Sabtu Pon, 04 Robi' II / 21 Apr) Seusai shalat dhuhur acara perpisahan sama adek2 Fityani, diantara snack yang saya ingat kala itu adalah donat dengan merek ATMIM.. :'( :-)

<< Makkah, Ahad Wage, 09 Rabiuts-tsani 1435 H / 09 Feb 2014 M >>

الخميس، 10 أكتوبر 2013

Assalamualikum

لسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

انا من سوريا ام وحيدة لطفلين عندى اقتراح اريد ان اقدمه لك لصالحنا انا وانت فارجو الرد بارسال بياناتك والسلام عليكم

السبت، 7 سبتمبر 2013

Fwd:

Hal yang PAHIT selama itu dari-Mu wahai kasihku, bagiku adalah MANIS. Karena kekuatan cinta dapat merubah hal yang pahit menjadi manis, dan yang pedih menjadi nikmat.

وكل ما أتى من الحبيب # مذاقه أحلى من الزبيب
"Apapun yg datang dari kekasih, di lidah lebih manis daripada anggur". (Abul Hasanain)

Kalau Imam al-Bushiri dalam Burdahnya pernah dawuh:
والحب يعترض اللذات باﻷلم
"Cinta itu dapat menggantikan KENIKMATAN menjadi KEPEDIHAN"

Al-faqir pingin bilang:
والحب يعترض اﻵلام بالنعم
"Cinta itu dapat menggantikan KEPEDIHAN menjadi KENIKMATAN".

((Ar-Raudloh, 25 10 34 H))

---------- Forwarded message ----------
From: "moch jaafar" <moch.jaafar@gmail.com>
Date: Sep 7, 2013 10:18 PM
Subject:
To: "Mohammad Ja'far" <moch.jaafar@gmail.com>

Hal yang PAHIT selama itu dari-Mu wahai kasihku, bagiku adalah MANIS. Karena kekuatan cinta dapat merubah hal yang pahit menjadi manis, dan yang pedih menjadi nikmat.

وكل ما أتى من الحبيب # مذاقه أحلى من الزبيب
"Apapun yg datang dari kekasih, di lidah lebih manis daripada anggur". (Abul Hasanain)

Kalau Imam al-Bushiri dalam Burdahnya pernah dawuh:
والحب يعترض اللذات باﻷلم
"Cinta itu dapat menggantikan KENIKMATAN menjadi KEPEDIHAN"

Al-faqir pingin bilang:
والحب يعترض اﻵلام بالنعم
"Cinta itu dapat menggantikan KEPEDIHAN menjadi KENIKMATAN".

((Ar-Raudloh, 25 10 34 H))

On Aug 28, 2012 1:23 PM, "Mohammad Ja'far" <moch.jaafar@gmail.com> wrote:



From: Mohammad Ja'far <moch.jaafar@gmail.com>
Sent: Tuesday, August 28, 2012 13:19
To: moch.jaafar.abubakar@blogger.com
Subject: Ied Sa'id 1433 H

٠•˙۩˙كل عام و أنتم بخير و صائمون .. ٠•˙۩˙
٠•˙۩˙و على طاعة الرحمن مداومون ..٠•˙۩˙
٠•˙۩˙و لليالـــــــــى رمضـــان قائمون ..٠•˙۩˙
٠•˙۩˙و علـــــى كل الخير مجتمعـــون..٠•˙۩˙
٠•˙۩˙كل عام و أنتم جميعا طيبون ..٠•˙۩˙

الثلاثاء، 8 يناير 2013

Gua Tsaur

Pada tanggal 27 Shafar 14 tahun kenabian (13 september 622 masehi) yang lalu Rasulullah Saw beserta sayyidina Abu Bakar Ra menuju gua tsaur. Setelah tiga malam di sana, malam senin 1 Robi'ul awwal (16 september 622 M) beliau menuju Yatsrib. Hari senin tgl 8 Robi'ul awwal 14 kenabian (23 september 622 M) Rasulullah Saw tiba di Quba' dan membangun masjid di sana. Hari jum'at pagi 12 Robi'ul awal 1 Hijriah (27 september 622 M) beliau melanjutkan perjalanan ke Yatsrib, sesampai di Bani Salim Ibn Auf beliau menunaikan sholat jum'at disana, yang tempat itu sekarang dikenal dg masjid Jum'ah. Sore harinya Rosulullah Saw sampai Yatsrib. Kala itu kaum anshar, dari kalangan Aus maupun Khazraj, orang-orang merdeka maupun hamba sahaya, bahkan alam semesta dengan lisanul hal-nya semarak menyambut kedatangan baginda Rosulullah Saw. Mereka serentak melantunan Qashidah: طلع البدر علينا # من ثنيات الوداع وجب الشكر علينا # ما دعا لله داع أيها المبعوث فينا # جئت بالأمر المطاع Semenjak itu nama Yatsrib dirubah menjadi MADINAH. Allahumma sholi 'ala Sayyidina Muhammad.......... Hari dan tanggal diatas adalah hasil hitungan yang begitu detail dari beberapa ulama sejarah yang ahli dalam ilmu falak, diantaranya adalah seorang Muhaqqiq Syeikh Muhammad Sulaiman al-Manshurfuri dalam kitabnya (Rahmatan lil'alamin) yang di nukil oleh Syeikh Shofiyur-Rahman al-Mubarakfuri dalam kitabnya (ar-Rahiqul Makhtum). Ibarat menggarami air laut, al-faqir juga pernah 'lata' dalam hitungan diatas. Alhamdulillah, dengan hitungan secara berulang-ulang al-faqir mendapatkan hasil yang sama, hari dan tanggal 100 % sesuai dengan hitungan diatas. Wallahu a'lam bish-shawab....

(( Makkah 27 Shafar 1434 H ))  

الأحد، 23 ديسمبر 2012

::: Ma'had Nurul Haromain :::

:: Ma'had Nurul Haromain :: إِذَا ذَكَرْتَ عُيُونًا فِى لَبأْ سَارِى # كَسَلْسَبِيلِ جِنَانٍ مَاؤُهَا جَارِى زُلاَلَ شَلِّالِ جُوْبَانٍ عَلَى جَبَلٍ # مُفَيَّضٌ مَاؤُهُ فِى كُلِّ الأَنْهَارِ كَذَا خُضَارَةُ أَرْضٍ زانَهَا لَبَنٌ # مُحَلَّبٌ سَائِغٌ مِنْ ضَرْعِ الأَبْقَارِ فِيهَا بُرُودَةُ جَوٍّ رَوْحُهَا نَسَمٌ # يَسْرِى عَلَى الجِسْمِ وَالأَضْلاَعِ كَالسَّارِى فَاذْكُرْ كَذَاكَ عُيوُنَ العِلْمِ فِى الحَرَمَيْـ # نِ بَلْ فُيُوضَاتِهِ مِنْ نُورِ الأَنْوَارِ وَاذْكُرْ زُلاَلَ فُهُومٍ فَى حَقِيْقَتِهِ # يُجْلِى العُقُولَ وَيُنْقِى كُلَّ الأَكْدَارِ وَاشْرَبْ فَإِنَّ لَذِيْذَ الشُّرْبِ مِنْ لَبَنٍ # مُحَلَّبٍ سَائِغٍ مِنْ ضَرْعِ الأَسْرَارِ فِيْهِ بُرُودَةُ ذَوْقٍ رَوْحُهَا أَدَبٌ # يَسْرِى عَلَى الرُّوحِ يُرْوِى كُلَّ الأَفْكَارِ فِيْهِ المَعَارِفُ مِنْ عِلْمٍ وَمِنْ حِكَمٍ # يُوفِى لَنَا بَيْنَ أَفْكَارٍ وَأَذْكَارِ فِيْهِ مَجَالِسُ ذِكْرٍ وَهْيَ بَهْجَتُنَا # فَارْتَعْ بِهَا رَاتِعًا فِى كُلِّ أَسْحَارِ فِيْهِ أَبُونَا مُرَبِّيْنَا وَمُرْشِدُنَا # كَذَا الفَقِيْهُ شِهَابُ الدِّيْنِ سُوهَارِى أَمِدَّ يَا رَبَّنَا عَفْوًا وَعَافِيَةً # مُعَافَةً لَهُمَا يَا رَبُّ يَا بَارِى ثُمَّ الصَّلاَةُ عَلَى المُخْتَارِ سَيِّدِنَا # وَالآلِ وَالصَّحْبِ وِالأَتْبَاعِ الأَخْيَارِ * * * * * * * * - Bila engkau teringat dengan sejumlah mata air di Lebak Sari yang tak ubahnya seperti mata air Salsabil di surga. - Juga derasnya air terjun Coban di atas gunung sana, yang airnya mencurah ke sungai-sungai. - Begitu pula lingkungan asri nan 'ijo royo-royo', yang dilengkapi dengan limpahan air susu segar dari sapi-sapi perah. - Dan dengan sejuknya cuaca di sana, serta semilir angin yang merasuk ke sekujur tubuh hingga tulang-tulang rusuk. - Maka ingatlah pula sejumlah mata air ilmu di ma'had Nurul Haromain, yang tercurah dari cahaya segala cahaya. - Ingatlah pula derasnya hakikat wawasan, yang menjernihkan akal dari keruhnya kebodohan. - Dan minumlah seteguk demi seteguk segarnya susu ma'rifat yang diperah dari rahasia-rahasia Ilahi. - Dalam Ma'had itu terdapat segala ilmu pengetahuan dan hikmah-hikmah, serta kesinambungan fikir dan dzikir. - Di dalamnya juga terdapat kesejukan dzauq dan budi pekerti, yang merasuk ke dalam jiwa dan menyejukkan akal dari dahaga. - Di sana pun terdapat majelis-majelis dzikir yang menjadikan hati tenang dan tentram. Maka hadirilah dengan sepenuh hati di setiap pertengahan malam. - Di sana pula lah Murobbi dan panutan kita Abina, serta al-faqih ustadz Syihabuddin Suhari. - Duhai tuhan kami, limpahkanlah kepada mereka berdua pengampunan, kesehatan dan 'afiyat, - kemudian curahkanlah sholawat salam kepada nabi pilihan, beserta keluarga, sahabat dan segenap para tabi'in. (( Rushayfah, 29 Muharram 1434 H ))   

Sent from Samsung Mobile

الأربعاء، 28 نوفمبر 2012

:: Sholat Bersentuhan Dangan Anak Yang Belum Khitan ::

Pertanyaan: Apakah anak kecil yang belum dikhitan dapat menyebabkan batal terhadap sholatnya orang dewasa ketika bersentuhan / menempel.? 

 Jawaban:  Sebenarnya dalam mas'alah Qulfah terjaadi hilaf. Menurut qaul ashoh Qulfah dihukumi sebagai anggota dhohir sehingga wajib disucikn. Dan menurut muqobilnya Qulfah dihukumi sebagai anggota batin sehingga tidak wajib disucikan. Dengan demikian berpijak pada dua qaul ini sholat oranag tersebut dihukumi sah. Sebab meskipun berpijak pada qaul yang mengatakan anggota dlohir, kalau hanya bersentuhan atau menempel pada sesuatu(bayi)yang membawa najis tidak sampai membatalkan solat. Catatan Berpijak pada qaul ashoh, yang dapat membatalkan sholat dalam mas'alah ini adalah mengendong, mengikat, memegang merankul, dan memangku anak kecil tersebut. Referensi 1. Al-Majmu'. Juz II hal. 199. 2. I'anah al-Thalibin juz I hal. 92 dan 183 3. Al- Asybah wa al- Nadhoir hal 86 4. Al-Bujairimi 'Ala al-Khathib juz I hal. 53 5. Fath al- Bari juz I hal. 779 6. Qurroh al- 'Ain hal. 55. 7. Al-Fiqh al-Islami juz I hal. 725. 1. المجموع الجزء الثاني ص 199 ولو كان غير مختون فهل يلزمه في غسل الجنابة غسل ما تحت الجلدة التى تقطع في الختان فيه وجهان حكاهما المتولي والروياني وآخرون أصحهما يجب صححه الروياني والرافعي لأن تلك الجلدة مستحقة الإزالة ولهذا لو أزالها إنسان لم يضمن وإذا كانت مستحقة الإزالة فما تحتها كالظاهر والثاني لا يجب وبه جزم الشيخ أبو عاصم العبادي في الفتاوى لانه يجب غسل تلك الجلدة ولا يكفي غسل ما تحتها فلو كانت كالمعدومة لم يجب غسلها فبقى ما تحتها باطنا. 1. إعانة الطالبين الجزء الأول ص 92 (قوله وما تحت قلفة) أي وحتى ما تحت قلفة من الأقلف فهو معطوف على مدخول حتى. وإنما وجب غسله لأنه ظاهر حكما وإن لم يظهر حسا لأنها مستحقة الإزالة. ولهذا لو أزالها إنسان لم يضمنها. ومحل وجوب غسل ما تحتها إن تيسر ذلك بأن أمكن فسخها وإلا وجبت إزالتها. فإن تعذرت صلى كفاقد الطهورين. وهذا التفصيل في الحي وأما الميت فحيث لم يمكن غسل ما تحتها لا تزال لأن ذلك يعد إزراء به ويدفن بلا صلاة. 1. الأشباه والنظائر الجزء الثالث ص 86 فائدة الفم والأنف لهما حكم الظاهر في الصوم وإزالة النجاسة والجائفة وحكم الباطن في الغسل ونظير ذلك القلفة فالأصح أنه يجب غسل ما تحتها في الغسل والاستنجاء إجراء لها مجرى الظاهر ومقابله يجريها مجرى الباطن. 1. قرة العين بفتاوى إسماعيل الزين ص 55 سؤال: ما قولكم فيمن يصلى فاعتنقه صبي لم يختتن وتعلق به ومعلوم أن ذلك الصبى لا بد من أن يحمل نجاسة في فرجه فهل صلاته مع ذلك صحيحة أم لا؟ الجواب: إذا كان معلوما أن الصبي المذكور يحمل نجاسة ظاهرة في جلدة قلفة الختان أو في ظاهر فرجه مثلا فصلاة من يحمله باطلة وإن لم يكن معلوما ولا مظنونا ظنا غالبا فصلاة من يحمله صحيحة عملا بأصل الطهارة(1). (1) أما مجرد مماسة لباس الصبي وتعلقه بالمصلي دون أن يحمله فلا تبطل به الصلاة وهو كمن يصلى ويضع تحت قدمه طرف الحبل المتصل بالنجاسة والله أعلم. 1. حاشية البجيرمي على الخطيب الجزء الأول ص 53 (فرع) لو تعلق بالمصلي صبي أو هرة لم يعلم نجاسة منفذهما لا تبطل صلاته لأن هذا مما تعارض فيه الأصل والغالب إذ الأصل الطهارة والغالب النجاسة وخرج بقولنا لم يعلم نجاسة منفذهما ما لو علمه ثم غابت الهرة أو الطفل زمنا لا يمكن فيه غسل منفذهما فهو باق على نجاسته فتبطل صلاته لتعلقهما بالمصلي ولا يحكم بنجاسة ما أصاب منفذهما كالهرة إذا أكلت فأرة ثم غابت غيبة يمكن طهر فمها فيها ا هـ ع ش على م ر. فلا تنجس ما أصابه فمها وقد يقال النجاسة متيقنة والطهر مشكوك فيه فمقتضاه نجاسة ما أصابه فمها. 1. فتح الباري لابن حجرالجزء الأول ص 779 حدثنا أبو النعمان قال حدثنا عبد الواحد بن زياد قال حدثنا الشيباني سليمان حدثنا عبد الله بن شداد قال سمعت ميمونة تقول: كان النبي صلى الله عليه وسلم يصلي وأنا إلى جنبه نائمة فإذا سجد أصابني ثوبه وأنا حائض. وزاد مسدد عن خالد قال حدثنا سليمان الشيباني وأنا حائض قوله (باب إذا صلى إلى فراش فيه حائض) أي هل يكره أو لا؟ وحديث الباب يدل على أن لا كراهة. وقال الكرماني جواب إذا محذوف تقديره صحت صلاته أو معناه باب حكم المسألة الفلانية وقد تقدم الكلام عليه في أبواب ستر العورة في "باب إذا أصاب ثوب المصلي امرأته" وهذه الترجمة أخص من تلك وتقدمت له طريق أخرى في آخر كتاب الحيض -الى أن قال- والظاهر أن المصنف قصد بيان صحة الصلاة ولو كانت الحائض بجنب المصلي ولو أصابتها ثيابه لا كون الحائض بين المصلي وبين القبلة. وتعبيره بقوله "إلى" أعم من أن تكون بينه وبين القبلة فإن الانتهاء يصدق على ما إذا كانت أمامه أو عن يمينه أو عن شماله وقد صرح في الحديث بكونها كانت إلى جنبه. قوله (باب هل يغمز الرجل امرأته إلخ)في الترجمة التي قبلها بيان صحة الصلاة ولو أصابت المرأة بعض ثياب المصلي وفي هذه الترجمة بيان صحتها ولو أصابها بعض جسده. 1. الفقه الإسلامى الجزء الأول ص 725 حمل صبي في الصلاة: لو حمل المصلي صبيا صغيرا عليه نجس تبطل صلاته عند الحنفية لم يتمسك بنفسه لأنه يعد حاملا للنجاسة ويشترط عندهم طهارة ما يعد حاملا له باستثنائه ما يكون في الجوف كمسئلة الكلب والبيضة السابقة وتصح لأنه إن كان الصغير يتمسك بنفسه لأنه لا يعد حاملا للنجاسة وقال الشافعية كالحنفية وغيره إتفاقا لا خلاف فيه لا يضر حمل الصبى الذي لا تظهر عليه نجاسة لو حمل حيوانا طاهرا في صلاته صحت صلاته لأن النبى حمل أمامة بنت أبي العاص في صلاته ولأن ما في الحيوان من النجاسة في معدن النجاسة هو كالنجاسة التي في جوف المصلي. 1. إعانة الطالبين الجزء الأول ص 183 (قوله ولا صلاة قابض إلخ) أي ولا تصح صلاة قابض، أي أو شاد أو حامل ولو بلا قبض، ولا شدة طرف متصل بنجس.وحاصل المعتمد في هذه المسألة-كما في الكردي-أنه إن وضع طرف الحبل بغير شد على جزء طاهر من شئ متنجس كسفينة متنجسة أو على شئ طاهر متصل بنجس كساجور كلب لم يضر ذلك مطلقا.أو وضعه على نفس النجس ولو بلا نحو شد ضر مطلقا وإن شده على الطاهر المتصل بالنجس نظر إن انجز بجره ضر وإلا فلا وخرج بقابض وما بعده ما لو جعله المصلي تحت قدمه فلا يضر وإن تحرك بحركته، كما لو صلى على بساط مفروش على نجس أو بعضه الذي لا يماسه نجس


Sent from Samsung Mobile

الاثنين، 26 نوفمبر 2012

Salah satu pertanda CINTA

 Jika suatu saat anda bertanya sesuatu kepada seseorang, kemudian ia memberi jawaban melebihi pertanyaan semestinya, ketahuilah bahwa ia benar-benar mencintai anda. Mungkin saja dia tidak bisa mengungkapkan dengan cara shorohah (terus terang). Maka cukuplah apa yang ia lakukan itu menjadi sebuah isyarat dan pertanda bahwa di hatinya ada rasa cinta. Apakah cintanya kepada anda karena sebagai arang tua, guru, saudara, teman atau yang lainnya. Satu contoh dalam al-Qur'an surat Thoha: 17-18, ketika Allah Swt bertanya kepada Nabi Musa 'alaihissalam: "Apakah yang di tangan kananmu wahai Musa?" "Musa menjawab: ini adalah tongkatku, aku bertumpu padanya, dan aku 'unduh' daun dengannya untuk kambingku, dan bagiku ada keperluan lain padanya". Awas.. Jangan bilang jawaban Nabi Musa 'alaihissalam itu bertele-tele.. Bukankah cukup dijawab dengan satu jawaban saja??! Seperti yang al-faqir katakan, hal itu adalah isyarat/pertanda cinta. العاقل يكفي بالإشارة "orang yang berakal cukup baginya isyarat". 


Sent from Samsung Mobile

Ghorgod

 http://salam-online.com/2012/07/proyek-internasional-zionis-yahudi-menanam-pohon-ghorqod-tempat-untuk-berlindung-dimulai-tahun-1984.html


Sent from Samsung Mobile

الاثنين، 19 نوفمبر 2012

Suara Abuya




Sent from Samsung Mobile

:: Diskusi (Mahram) ::

Shofiah Hasan:
afwn tadz 5u tny.. klo ada wanita mnikah dg seorg duda, duda ni puny ank lki" kan ank tdi jd mahrom wnita itu trus klo suatu hr bpkny cerai dg wnita itu apa anakny ttp mahrom (sdangkan g' pux hbungan saudra /rodho')??

al-Faqir ilallah:
Darussa'adah kan gudang ilmu, ko' shofi malah tanglet ten kulo seh.... Ya udah anggep aja kita diskusi. Klo shofi ada isykal silahkan diberi sanggahan.. Zauwjatul-Ab (istrinya bapak) itu mahromnya dari pernikahan, masuk dalam firman Allah: ولا تنكحوا ما نكح آباؤكم من النساء إلا ما قد سلف dg sekedar akad saja harom tuk dinikahi oleh anaknya suami tuk selamanya. Apakah dicerainya sesudah melakukan hubungan atau belum. Hal itu berlaku pula untuk istri kakek, istri buyut dan seterusnya.. apakah dari jalur bapak atau ibu. Begitu pula istri anak, istri cucu dan seterusnya. Hal itu pula nggak hanya berlaku untuk laki2. Bagi seorang perempuan juga harom baginya suami ibunya, suami neneknya hingga keatas. Harom pula baginya suami putrinya, suami cucu perempuannya hingga kebawah.

Shofiah:
syukron tadz.. 5u tnya buyah lupa trus.. Ada lg gni.. Seorg janda pux anak prempuan 'n duda pux ank lki".. Ank mreka mnikah (brati statusx klo d jawa besan) d kmudian hr duda 'n janda ini mnikah.. Boleh ya tadz.. Afwan tadz.. Tnya trus..

Abul Hasanain ÊlHijazie:
Nggeh angsal... Karena duda sama janda diatas bukan mahrom. Kembali ke permasalahan diatas Zawjatul-ab (istrinya bapak) kan harom dinikah. Tapi ibu atau anak perempuannya boleh dinikah.. 

Amma Chopie:
Tapi ibu atau ank prempuanx bleh d nikah.. Brati nenek /saudra tri ya tadz.. Apkh mreka bkan mahrom jg.. Atau krn org tuax sdai crai makanya bleh d nikah.. Sabtu pukul 17:25 · Dikirim dari Seluler 

Abul Hasanain ÊlHijazie:
 Ya betul.... Walaupun belum dicerai boleh dinikah,, Sabtu pukul 17:33 

Amma Chopie
 Syukron tadz., nti klo al fqiroh tnya" lg tlong d jwb tadz nggeh..


Awal Muharram 1434 H

 بخت من قد رآهم أو رأى من رآهم # أو تعلق بهم دائم ولازم فناهم Berbahagialah orang yang memandang mereka, atau memandang seseorang yang pernah memandang mereka, atau hatinya selalu terkait dengan mereka. Dan berbahagialah pula orang yang senantiasa menghadiri majelis-majelis mereka. 

Hari Perpisahan

إن يوم الوداع قطع قلبي # قطع الله قلب يوم الوداع Hari perpisahan, kau telah membuat hatiku tersayat-sayat.. Semoga Allah membuat hatimu tertsayat-sayat!!!!